Wednesday, December 8, 2021
Home > Others > Kumpulan Ucapan Belangsukawa Islam yang Simple Namun Menenangkan

Kumpulan Ucapan Belangsukawa Islam yang Simple Namun Menenangkan

Kumpulan Ucapan Belangsukawa Islam yang Simple Namun Menenangkan

Melayat merupakan salah satu adab yang harus kita lakukan saat ada kerabat atau tetangga yang meninggal dunia. Tak hanya sekedar melayat, ada baiknya juga jika kita mengucapkan kata-kata mutiara untuk memotivasi keluarga yang ditinggalkan.

Akan tetapi, terkadang kita bingung saat hendak mengucapkan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Nah, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan memberikan kumpulan ucapan belasungkawa Islam yang simple dan menenangkan seperti berikut:

  1. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Saya turut berduka cita atas yang telah terjadi, berharap yang terbaik dan semoga engkau tabah dalam menghadapi semua ini. Kami beserta keluarga turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya“.
  2. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Sesungguhnya kita ini adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang sewaktu-waktu akan kembali pula kepadaNya. Jangan jadikan musibah ini adalah akhir segalanya, karena sesungguhnya Allah tidak akan menguji hambaNya diluar batas kemampuan. Semoga amal ibadah almarhum diterima, dan segala dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT“.
  3. “Tidak ada satu pun makhluk di dunia ini yang bisa hidup abadi. Tidak menutup kemungkinan juga bahwa esok atau lusa nanti aku akan menyusul almarhum untuk menghadap sang Illahi. Bersabarlah wahai saudaraku, karena sesungguhnya Allah SWT senantiasa bersama orang yang sabar“.
  4. “Ingatlah bahwa setiap yang bernyawa itu pasti akan menghadapi maut. Begitu pun dengan diri ini yang akan mengalami maut dimana saja dan kapan saja. Saya hanya bisa mendoakan agar semua amal ibadah almarhum di terima disisi Allah SWT, dan segala dosa-dosa semasa hidup almarhum di ampuniNya“.
  5. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Mungkin Allah SWT lebih sayang sehingga almarhum lebih cepat dipanggil. Kami sekeluarga turut berduka cita yang sedalam-dalamnya semoga amal ibadah almarhum diterima dan ditempatkan di surgaNya. Untuk keluarga dan kerabat yang ditinggalkan semoga lebih tabah lagi dalam melepaskan kepergian almarhum“.
  6. “Sesungguhnya tidak ada satu pun orang di dunia yang sanggup menahan kesedihannya atas musibah ini. Namun, jangan sampai musibah ini menjadikan diri kita lupa akan kehadiran Allah SWT. Bersabarlah wahai sahabatku, mungkin Allah SWT memiliki rencana lain yang jauh lebih baik dibalik kepergian kakakmu“.
  7. “Seandainya aku berada diposisimu, mungkin aku juga tidak akan bisa menahan derasnya air mata yang keluar. Namun ketahuilah, bahwa semua ini atas kehendak dan takdir Allah SWT. Saya hanya bisa mendoakan agar almarhum dilapangkan kuburnya dan diampuni segala dosa semasa hidupnya“.
  8. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Sungguh hanya Allah SWT sajalah yang bisa menentukan hidup dan matinya seseorang. Janganlah terlalu berlarut-larut dalam kesedihan, karena semua itu tidak akan mengembalikan lagi almarhum ke dunia. Ada baiknya kita berdoa kepada Allah SWT agar semua amal ibadahnya diterima, dan segala dosa-dosa semasa hidupnya di ampuni olehNya“.
  9. “Jangankan kita sebagai orang biasa, bahkan kekasih Allah SWT yakni Nabi Muhammad SAW saja tidak bisa lepas dari maut. Sekali lagi saya ucapkan Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, semoga almarhum beliau mendapatkan tempat yang layak disisiNya, dan untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan dan kesehatan“.
  10. “Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un. Sungguh kita semua akan kembali kepada Allah SWT. Saya beserta keluarga turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum“.