Tuesday, November 19, 2019
Home > Others > Kubu Jokowi Tantang BPN Prabowo Subianto Untuk Terbuka Dalam Real Count Pihak Internalnya

Kubu Jokowi Tantang BPN Prabowo Subianto Untuk Terbuka Dalam Real Count Pihak Internalnya

BPN Prabowo Subianto

Beberapa waku yang lalu capres Prabowo Subianto telah mengklaim jika dirinya menang dalam Pilpres 2019 dengan perolehan suara sebanyak 62 %, dan bahkan belakangan ini diklaim bisa mencapai hingga 80 %. menggungguli capres Joko Widodo. Yang membuat dirinya yakin telah memenangkan pilpres 2019 adalah berdasarkan penghitungan suara yang dilakukan oleh tim internal yang dipercayainya. Tetapi yang sering dipertanyakan oleh kubu Jokowi – Ma’ruf adalah tentang lokasi pengerjaan real count yang dilakukan oleh BPN atau Badan Pemenangan Nasional Prabowo – Sandi.

Pasalnya lokasi yang digunakan BPN untuk mengitung suara sangatlah misterius. Proses penghitungan suaranya itu dilakukan secara nomaden seperti gerilya untuk menjaga keamanan. Hal tersebut dikatakan oleh Fadli Zon selaku anggota Dewan Pengarah BPN Prabowo – Sandi. Salah satu dari sekian banyak tempat tabulasi suara real count versi BPN Prabowo – Sandi adalah kediaman Prabowo yang berada di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Yang menjadi lokasi penghitungan suara versi BPN tidak hanya di kediaman Prabowo saja, tetapi juga dilakukan di Kantor DPP Partai Gerindra yang ada di Ragunan, Jakarta Selatan. Dimana kedua tempat tersebut dijadikan sebagai tempat untuk mengumpulkan dokumen C1 dan juga bukti bukti jumlah suara. Adanya sebuah media yang berusaha untuk mengecek ke DPP Gerinda yang berada di Jl RM Harsono, Ragunan, Jakarta Selatan pada hari Rabu 24 April sekitar pukul 16.00 WIB. Di tempat tersebut tidak ditemukannya tidak ada kegiatan apapun, parkirannya terlihat sepi dan pada saat masuk kedalam gedungnya tidak ada aktivitas apapun. Dan bahkan salah seorang petugas yang berjaga di gedung tersebut mengatakan jika tidak adanya kegiatan real count di tempat tersebut. Petugas itu juga mengatakan jika di tempat tersebut tidak ada pernah ada pengumpulan formulir C1.

Menanggapi pertanyaan yang dilontarkan oleh kubu Jokowi, Sandiaga Uno selaku Cawapres nomor urut 02 mengatakan jika tidak adanya konsolidasi tempat real count yang dilakukan pihaknya, sehingga penghitungannya akan dilakukan ditempat masing masing. Pendukung bisa membantu menjaganya lewat aplikasi dengan memanfaatkan jaringan internet.

Teknik nomaden yang diterapkan oleh time real count BPN Prabowo – Sandi ini mendapat tanggapan dari TKN Jokowi Ma’ruf, dimana kubu Jokowi tersebut menantang supaya BPN terbuka saja didalam proses penghitungan suaranya. Jika real count yang dilakukan oleh pihak BPN ini secara tertutup dikarenakan takut akan adanya intervensi hacker, maka itu bukanlah tindakan tepat. BPN seharusnya sudah mempersiapkan sistem penjaga. Dikhawatirkan jika real count yang dilakukan pihak BPN itu hanya sebuah cerita saja.

Usman Kansong selaku Direktur Komunikasi Politik TKN mengatakan jika didalam masalah real count ini tidak perlu ditutup tutupi. Jika memang proses real count tersebut dilakukan dan ada, maka sebaiknya dilakukan secara terbuka saja. Karena dikhawatirkan jika mereka menutupinya maka akan munculnya dugaan jika hal tersebut hanyalah kebohongan publik saja. Hasto Kristiyanto selaku Sekretaris TKN Jokowi Ma’ruf juga mengatakan sebaiknya sekarang ini untuk bisa saling terbuka antara satu sama  lainnya. Jika memang BPN tidak mau terbuka maka adanya sesuatu hal yang dirahasiakan. Hingga diturunkannya berita real count pilpres 2019 ini, TKN Jokowi Ma’ruf masih merasa heran kenapa Prabowo bisa mengklaim jika dirinya telah memenangkan Pilpres 2019 hanya berdasarkan kepada real count yang mereka rahasiakan.