Sunday, November 17, 2019
Home > Health > Berikut Ini Cara Tepat Menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL)

Berikut Ini Cara Tepat Menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL)

Cara Tepat Menghitung Hari Perkiraan Lahir

Setiap orang tua pasti sangat menungu-nunggu hari kelahiran buah hatinya, dan mencari tahu tanggal bersalin yang penting bagi anda untuk merencanakan segala persiapan persalinan serta perawatan antenatal yang tepat dari jauh-jauh hari. Sehingga untuk mengetahui perkiraan tanggal persalinan, yang dapat memudahkan anda dalam merencanakan berbagai detail persiapan untuk menyambut kelahiran sang buah hati. Selain itu juga, pada umumnya kehamilan berlangsung selama 37-42 minggu atau rata-rata 280 hari (40 minggu) dan dihitung dari hari pertama pada mestruasi terakhir. Hari pertama menstruasi terakhir (HPHT) adalah hari pertama siklus menstruasi, dan sementara itu ovulasi terjadi kurang lebih dua minggu setelah masa kini. Selain itu juga, anda berdua juga sebetulnya bisa memperkirakan dengan menghitung HPL sendiri. Untuk itu, pada ulasan kali akan memberikan bagaimana cara menghitung HPL atau hari perkiraan lahir :

  1. Menghitung HPL Dengan Cari Tahu Usia Kehamilan Anda

Hari perkiraan lahir atau HPL bisa diketahui dengan mencari tahu terlebih dahulu usia kehamilan anda sekarang, dan dibagian ini banyak orang tua yang masih suka salah paham. Tentunya anda atau orang-orang di sekitar anda mungkin selama ini menyebut usia kehamilan dengan hitungan bulan yang misalnya hamil 6 bulan, hamil 3 bulan, atau hamil 9 bulan. Padahal, usia kehamilan lebih tepat dinyatakan dalam minggu dan hari sebab ini ada kaitannya dengan kapan hari pertama haid terakhir (HPHT). Selain itu juga, usia kehamilan umumnya berlangsung selama 38-40 minggu atau 280 hari sampai waktunya melahirkan, dengan rentang waktu ini juga termasuk dua minggu masa pembuahan setelah menstruasi terakhir meski anda belum dinyatakan positif hamil. Nah, untuk itu kami akan memberikan cara menghitung usia kehamil yaitu dengan rumus yaitu tanggal di hari pertama menstruasi terakhir + 7 hari – 3 bulan + 1 tahun.

 Contohnya jika HPHT anda adalah 11 april 2019 lalu ditambahkan 7 hari ke depan, berarti 18 April 2019. 18 April 2019 ini adalah minggu pertama kehamilan anda, setelahnya kurangi 3 bulan dari bulan haid terakhir tersebut yaitu 18 Januari (April bulan ke-4 dikurangi 3). Terakhir, tambahkan satu tahun dari 2019, sehingga dari perhitungan ini anda akan mendapatkan HPL 189 Januari 2019. Selain itu agar lebih praktis menghitung perkiraan tanggal bersalin, anda hanya perlu mengingat hari pertama terakhir haid dan ditambahkan 266 hari.

  1. HPL Suka Berubah-ubah

Meskipun anda sudah mengetahui kapan kira-kira buah hati anda lahir, hasil akhir HPL tidak bisa dijadikan sebagai patokan yang pasti. Kenyataanya, tanggal bersalin mungkin bisa lebih maju atau mundur dari perkiraan tanggap HPL anda saat ini. Selain itu juga, ada 3 penyebab umun hari perkiraan lahir berubah-ubah yaitu salah tanggal HPHT, perubahan ukuran leher rahim, dan posisi bayi dalam kandungan berubah. Dan di dunia ini hanya 5% ibu hamil yang melahirkan tepat di hari perkiraan lahirnya, dan selebihnya melenceng dari jadwal.

  1. Anda Bisa Ke Dokter Untuk Menentukan Hari Perkiraan Lahir

Apabila anda lupa kapan tepatnya hari pertama menstruasi terakhir, anda tidak perlu khwatir. Anda bisa berkonsultasi ke dokter untuk menjalankan USG (ultrasonografi), supaya anda bisa mengetahui berapa usia kehamilan anda saat ini.

Nah, itulah beberapa cara yang tepat untuk mengitung hari perkiraan lahir (HPL), yang tentu saja bisa anda coba sendiri.