Thursday, October 29, 2020
Home > Others > 5 Tips Mudah Menentukan Porsi Makan Anak

5 Tips Mudah Menentukan Porsi Makan Anak

5 Tips Mudah Menentukan Porsi Makan Anak

Menyajikan makanan untuk anak perlu dilakukan dengan tepat demi memenuhi kebutuhan gizinya. Salah satu poin yang harus diperhatikan adalah porsi makan. Pastikan orang tua memberikan porsi makan yang tepat agar si anak mendapat asupan gizi yang sesuai. Berikut 5 tips mudah menentukan porsi makan anak.

  1. Perhatikan Usia

Hal pertama yang harus diperhatikan saat akan menentukan porsi makan adalah usia. Setiap anak membutuhkan porsi makan yang berbeda-beda sesuai dengan usianya. Misalnya untuk balita yang baru mulai makan, mereka membutuhkan 2 hingga 3 sendok makan orang dewasa.

Semakin besar usia anak maka semakin banyak pula makanan yang ia butuhkan. Anda bisa menambah porsi makan anak secara bertahap. Namun, setiap anak memang memiliki kemampuannya masing-masing dalam menerima makanan. Tetap sesuaikan dengan kemampuan anak agar tidak muntah.

  1. Pastikan Gizi Lengkap

Orang tua wajib memastikan gizi yang ada dalam setiap makanan si buah hati lengkap. Satu porsi makanan yang disajikan harus mengandung makronutrien dan mikronutrien yang dibutuhkan oleh tubuh. Harus ada karbohidrat, protein, dan lemak. Protein juga harus diseimbangkan antara jenis protein hewani dan protein nabati.

Selain tiga komponen tadi, satu porsi makan si kecil juga harus mengandung vitamin dan mineral. Pastikan untuk selalu menambahkan sayur-sayuran. Untuk memperlancar pertumbuhan si kecil pastikan juga selalu ada zat besi dalam makanan yang dikonsumsi.

  1. Mulai Porsi Kecil

Mungkin tidak mudah untuk menentukan seberapa banyak porsi makan si kecil. Lebih baik Anda mulai dulu dari porsi kecil. Akan jauh lebih baik jika makanan yang Anda berikan benar-benar habis tidak tersisa. Jika anak belum bisa menghabiskan makanan dalam porsi kecil, maka jangan dulu menambah porsi makan mereka.

Tunggu sampai anak benar-benar bisa menghabiskan porsi makan kecil tersebut. Jika sudah habis, barulah orang tua bisa menambahkan porsi makan anak. Cara ini sangat efektif untuk menentukan seberapa banyak makanan yang bisa dikonsumsi si kecil. Selain itu orang tua juga tak perlu membuang-buang makanan lagi.

  1. Kebutuhan Kalori

Setiap manusia membutuhkan kalori untuk bertahan hidup dan beraktivitas sehari-hari. Orang tua harus memperhatikan seberapa banyak kebutuhan kalori si kecil agar dapat terpenuhi dengan baik. Perbedaan usia juga sangat berpengaruh pada perbedaan jumlah kalori yang dibutuhkan.

Bagi anak usia 2 hingga 3 tahun, mereka membutuhkan 1.125 kalori per hari. Sementara itu anak usia 4 hingga 6 tahun membutuhkan 1.600 kalori per hari. Jumlah ini juga bisa dipengaruhi oleh aktivitas si kecil. Selama anak makan dengan lahap dan pertambahan berat badannya normal, bisa dikatakan kebutuhan kalorinya terpenuhi.

  1. Membuat Jam Makan

Ternyata membuat jam makan juga bisa membantu orang tua mengetahui seberapa besar porsi makan si kecil. Adanya jam makan membuat Anda tahu kapan si kecil merasa lapar dan kapan ia merasa kenyang. Memberikan makan kepada si kecil di waktu ia merasa kenyang tentu akan sia-sia.

Lain halnya jika Anda memberikan makan saat si kecil memang sudah waktunya makan dan merasa lapar. Kondisi ini akan membuat ia jadi lahap makan dan berhenti sesuai kebutuhan atau porsinya.

Itulah tadi beberapa tips menemukan porsi makan anak yang bisa Anda coba terapkan. Jika Anda bisa mengetahui seberapa porsi makan yang bisa dihabiskan si kecil, maka akan jauh lebih mudah menyiapkan makanan untuk mereka. Jangan lupa, variasikan jenis makanan agar si kecil tidak bosan dan tetap makan dengan lahap.